Cara terbaik untuk mengetahui apakah seseorang dapat melaksanakan tugasnya dengan baik adalah dengan cara mengamati mereka bekerja. Dalam program Keselamatan dn Kesehatan Kerja (K3) disebut dengan pengamatan tugas atau pengamatan kinerja yaitu dengan mengamati bawahan /anak buah secara orang per orang. Ini adalah cara terbaik untuk mengetahui apakah suatu tugas atau pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan standar atau tidak, atau apakah ada cara lain yang lebih baik yang harus ditetapkan oleh setiap orang.
Manfaat penting dari upaya mengidentifikasi dan mengevaluasi perubahan cara orang melaksanakan tugas – tugas yang tergolong kritis (penting) tidak dapat dianggap remeh. Banyak sekali fakta mengungkapkan bahwa perubahan yang tidak terdeteksi di tempat kerja merupakan penyebab utama terjadinya kecelakaan. Perubahan – perubahan semacam ini dapat begitu saja terjadi di tempat kerja tanpa pemberitahuan dan tanpa evaluasi sebelumnya sampai terdapat suatu masalah akibat dari adanya perubahan tersebut. Tidak selamanya perubahan ini bersifat negatif, karena ada juga yang bersifat positif misalnya, ada orang yang menemukan cara yang terbaik dalam melaksanakan suatu pekerjaan. Intinya adalah kita harus memastikan bahwa suatu perubahan harus dideteksi dan dievaluasi terlebih dahulu guna menentukan bahwa perubahan tersebut benar benar memberikan manfaat atau bahkan sebalikya mendatangkan kerugian dalam proses kerja.
Pengamatan terencana adalah alat yang digunakan untuk mengamati kondisi dan praktek kerja dengan cara yangteratur dan sistematis. Pengamaan terencana memberikan tingkat rasa percaya diri yang tinggi tentang bagaimana seseorang dapat melaksanakan suatu pekerjaan / tugas dengan baik.
Pengamatan tugas dapat :
1. Menunjukkan dengan tepat tentang praktek – praktek kerja yang dapat menyebabkan kecelakaa, cedera, kerusakan, in efisiensi dan pemborosan.
2. Memberikan informasi yang dibutuhkan dalam menulis STP
3. Menentukan hal –hal apa yang diperlukan dalam kebutuhan pembimbingan dan pelatihan.
4. Menjadikan anda belajar lebih banyak tentang kebiasaan kerja anak buah anda
5. Memeriksa kecukupan cara dan prosedur kerja yang ada
6. Menindaklanjuti keefektifan pelatihanyang baru diikuti
7. Memberikan tindakan koreksi yang bersifat membangun di lokasi kerja
8. Memperhatikan tingkah laku tertentu sebagi usaha pengenalan dan pemberian semangat bekerja
Perbedaan Melihat dan Mengamati
Membedakan antara melihat dan mengamati tidak hanya dimaksudkan untuk menghasilkan suatu pengamatan yang efektif tetapi juga dapat digunakan untukmembedakan antara supervisor yang efektif dan yang tidak. Melihat hanya bersifat kasat mata dan merupakan proses psikologis.
Mengamati lebih dari sekedar suatu proses psikologis. Mengamati dilakukan dengan penuh kecermatan dan berkaitan dengan proses belajar. Mengamati berarti melihat sesuatu dengan penuh perhatian agar dapat menilai suatu kondisi atau tindakan. Mengamati tidak hanya terbatas pada penglihatan semata. Mengamati berarti memperhatikan atau mengidentifikasi dengan menggunakan berbagai indera, seperti penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan sentuhan. Mengamati mencakup melihat, memperhatikan dan memahami secara jelas apa yang sedang diamati.
Keterampilan melakukan pengamatan biasanya membutuhkan suatu pengembangan. Setiap pengawas yang sudah pernah melakukan investigasi terhadap suatu kecelakaan dengan beberapa saksi mata pasti pernah menghadapi masalah dalam menemukan titik tengah bebragai versi atas kejadian yang sama. Hal ini dikarenakan apa yang kita lihat sering dipengaruhi pengalaman sebelumnya dan kondisi yang dihadapi saat ini. Persepsi kita juga dapat terlihkan oleh pendapat dan keadaaan sekeliling kita mengenai apa yang kita lihat.
No comments:
Post a Comment