Kenapa ini bisa terjadi ? bahkan ada yang menyatakan bahwa seseorang dalam kondisi baik – baik saja saat dia melompat dari ketinggian lebih dari 4 meter.
Kita harus dapat membedakan apa yang disebut dengan jatuh. Ada jatuh sengaja dan jatuh tidak sengaja. Jatuh dengan sengaja disebut dengan melompat / terjun. Dalam kondisi ini melompat dilakukan dengan berbagai persiapan, baik mental maupun fisik. Sering kali pelompat ini sudah mempersiapkan obat obatan bahkan tim medis sebelum melakukan pelompatan / terjun. Melompat / terjun dilakukan dengan mental yang, dimana si pelompat sudah memiliki ancang ancang dan persiapan saat dia menjejak ke tanah.
Namun, berbeda dengan jatuh. Jatuh tidak memiliki persiapan maupun ancang ancang. Reaksi tubuh dan fasilitas penunjang yang dibutuhkan seringkali tidak ada.sehingga ketika terjadi accident jatuh, pertolongan sering kali terlambat datang dan mengakibatkan nyawa melayang.
Macam macam type Jatuh :
1. Jatuh tertahan
Adalah jatuh tetapi tidak sampai ke ketinggian yang berbeda ( Total restrain ). Jatuh seperti ini tidak membahayakan karena tertahan oleh alat pelindung diri seperti full body harness yang harus digunakan sehinggat tidak sampai ke tepian. Untuk hal ini diperlukan Full body harness dengan kekuatan 600 kg
2. Jatuh terpeleset dan kemudian jatuh ke ketinggian yang berbeda
Jatuh karena terpeleset tetapi tidak sampai jatuh ke ketinggian yag berbeda karena tertahan . Untuk mencegah jangan sampai terjadi jatuh ini diperlukan Full body harness d
3. Jatuh Bebas dari ketinggian kurang dari 24 Inchi atau 600 mm
Jatuh seperti ini adalah jatuh tergantung dari ketinggian kurang dari 24 Inchi / 600 mm.
Untuk kemungkinan jatuh jenis ini diperlukan full body harness dengan kapasitas 1200 kg
4. Jatuh Bebas dari ketinggian lebih dari 24 Inchi / 600mm
Jatuh bebas dari ketinggian yang lebih dari 24 inchi / 600 mm ke ketinggian yang berbeda. Untuk jatuh jenis ini diperlukan Full Body Harness dengan kapasitas 1500 Kg




No comments:
Post a Comment