Sebelum kita memberikan suatu pernyataan, akan lebih baik kalo kita mengenal jenis – jenis tangga.
Adapun jenis tangga adalah sbb :
1. Step Ladder
Tangga / Ladder jenis ini biasa disebut dengan Tangga A. Disebut tangga A karena saat di berdirikan, tangga ini membentuk huruf A. Meskipun memiliki 2 sisi namun hanya sisi yang memiliki Step saja yang bisa dinaiki, hal ini dikarenakan konstruksi sisi yang lain hanya berfungsi sebagai penopang dan penyeimbang saja. Meskipun memiliki step namun, kekuatan konstruksinya mampu dibebani oleh pengguna tangga.
Tangga / Ladder jenis ini memiliki konstruksi yang sederhana, hanya 2 batang aluminium panjang yang di hubungkan oleh step tangga. Tidak memiliki penopang dan penggunaannya bisa di bolak balik. Namun dalam penggunaannya, tangga ini harus diikat atau di pegangi saat ada pekerja yang naik, untuk menghindari slip ataupun tangga miring saat dinaiki.
Pastikan pelapis karet pada sepatu tangga masih dalam kondisi baik dan layak pakai.
3. Extension Ladder
Tangga / Ladder jenis ini memiliki konstruksi 2 single yang digabung dalam satu rel. Memiliki tali untuk menarik tangga sampai ke ketinggian yang dibutuhkan, dan memiliki pengunci pada step ladder agar ketinggian tangga tidak berubah.
Cara menggunakan tangga ini sama dengan single ladder, harus dipegangi dan atau tangga diikat sedemikian rupa agar aman dan tidak bergeser serta memiliki sepatu tangga yang baik dan layak pakai.
4. Fixed Ladder ( permanent ladder )
Tangga / Ladder jenis ini memiliki konstruksi yang berubah – ubah sesuai dengan design dan kegunaannya. Disebut dengan fixed ladder atau permanent ladder karena posisi tangga ini hanya bisa dipasang dengan pengelasan dan atau join dengan mur baut sesuai dengan kondisi fasilitas.
Biasanya tangga ini digunakan pada fasilitas – fasilitas yang memerlukan pemantauan secara continue




No comments:
Post a Comment