Friday, 31 May 2013

Jenis Inspeksi

Inspeksi merupakan salah satu cara untuk memperkirakan suatu resiko untuk mencari solusi permasalahan yang muncul di area kerja
Inspeksi terbagi menjadi :
    1.    Inspeksi Eksternal  : dilakukan oleh inspektur tambang dan atau konsultan K3
    2.    Inspeksi Internal    : dilakukan oleh frontline Spv, Karyawan yg mendapat delegasi dan atau komite K3

Dalam pelaksanaannya Inspeksi terbagi menjadi 2, yaitu :
1.    Inspeksi tidak terencana
Inspeksi ini dilakukan sambil lalu, dengan tujuan yang dangkal dan tidak sistematis, sehingga :
    a.    Memeriksa KTA saja
    b.    Hampir semua TTA lepas dari pengamatan
    c.    KTA yang butuh perhatian besar terlewatkan
    d.    Perhatian lebih pada produksi
    e.    Pencatatan jarang dilakukan
    f.    Perbaikan / Pencegahan tidak sampai pada penyebab dasar


2.    Inspeksi terencana
Inspeksi ini dilakukan secara berkala dengan selang waktu tetap, baik harian, mingguan, bulan bahkan triwulanan. Biasanya dilakukan dengan cara :
    a.    Melakukan observasi pada bagian – bagian peralatan / tempat kerja / objek kritis
    b.    Meninggalkan / tidak melakukan inspeksi di daerah kerja yang sedang tidak aktif 


Pengawas yang melakukan inspeksi harus :
1.    Menyediakan waktu khusus untuk melakukan inspeksi
2.    Melakukan Pengamatan total
3.    Penggunaan Checklist
4.    Cermat, menyeluruh dan melakukan uji coba jika meragukan
5.    Melakukan Pelaporan dan rekomendasi / perintah kerja

No comments:

Post a Comment