Bila ada kecelakaan, apakah teman anda atau bahkan anda sendiri terjatuh dari suatu ketinggian atau teman anda atau bahkan anda sendiri meninggal dunia, atau menderita cacat tubuh karena tertimpa kecelakaan kerja.
Tentu ada yang bertanya " mengapa itu bisa terjadi………. ?? ".
Jawabnya pasti " " Ah itu memang sudah nasibnya".
Kecelakan-kecelakaan sering terjadi di lokasi, diproyek-proyek dimana saja dan semua kecelakaan yang terjadi, pasti ada unsur atau faktor penyebabnya. Adapun sebagaian dari faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja adalah sebagai berikut ini :
1. Faktor lingkungan/kondisi kerja atau faktor peralatan, yang biasa kita disebut dengan unsafe condition.
2. Faktor manusia, yang biasa kita sebut dengan unsafe acts.
3. Faktor nasib.
4. Dan sekarang dijaman modern, dimasukan faktor sistem atau faktor pengawasan yang biasa kita sebut dengan faktor manajemen.
Dahulu setiap terjadi kecelakaan selalu di bilang " ITU SUDAH NASIBNYA" atau "MEMANG DAREAH ITU ANGKER", pendapat seperti itu adalah tidak tepat.
Penyelidikan pada kecelakaan membuktikan, bahwa kecelakaan terjadi karena :
• 88 % karena faktor manusia ( unsafe acts dan sistem manajemen ).
• 10 % karena faktor lingkungan.( unsafe condition )
• 2 % karena faktor nasib.
Jadi dalam hal terjadinya kecelakaan kerja, sebetulnya peran nasib boleh dikatakan kurang dominan sebagai faktor penyebab terjadinya kecelakaan.
Tetapi yang paling dominan sebetulnya adalah faktor manusiannya itu sendiri, sehingga akibat dari ulahnya bisa timbul kecelakaan.
Lingkungan kerja yang tidak atau kurang aman, atau peralatan kerja yang tidak layak, sebenarnya adalah juga ulah dari si manusia itu sendiri.
Mengapa kita tidak mencoba untuk memperbaiki kondisi lingkungan kerja kita yang kurang aman, atau mengapa kita tidak melaporkan kalau ada peralatan kerja kita yang tidak layak di pakai bekerja, atau mengapa kita tidak mencoba untuk memperbaiki tata cara kerja kita yang tidak aman, misalnya : menggerinda tidak memakai kaca mata pelindung, bekerja di ketinggian tidak memakai Safety Body Harness , dll .
Mengapa ……..? Jawabnya adalah, karena kita acuh tak acuh dan bersikap masa bodoh dengan semua petunjuk-petunjuk Safety. Selama ini kita menganggap, bahkan ada sebagian Manajer pun masih mempunyai anggapan, bahwa Safety adalah menjadi beban dan membuang-buang uang dan energi saja.
Anggapan seperti itu adalah anggapan yang bodoh dan salah besar.
Marilah kita perbaiki tata cara kerja kita.
Mulai dari sekarang kita harus peka terhadap permasalahan keselamatan kerja. Untuk siapa sebenarnya keselamatan kerja itu di peruntukkan ?
Jawabnya adalah : Keselamatan kerja adalah untuk kepentingan keselamatan kita semua. Dan kecelakaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi, harus kita cegah.
Kecelakaan bisa terjadi, karena ada penyebabnya.
Nah penyebab kecelakaan itulah yang harus perlu kita lenyapkan.
Mulai dari sekarang kita harus bisa :
1. Berpikir lebih posistif mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
2. Melenyapkan sumber-sumber bahaya penyebab kecelakaan kerja.
3. Aktif mengikuti anjuran-anjuran keselamatan kerja.
4. Peduli terhadap lingkungan dan kondisi area kerja.
5. Saling mengingatkan satu sama lainnya mengenai keselamatan kerja.
6. Dll.
"Berpikirlah mengenai keselamatan kerja, sejak anda melangkahkan kaki yang pertama kali dari rumah untuk menuju tempat kerja anda"
"Hilangkan penyebab kecelakaan, sebelum nyawa anda dihilangkan oleh kecelakaan itu sendiri"
No comments:
Post a Comment